Harga Pokok Penjualan

Untuk menentukan besaran harga pokok penjualan maka seorang pengusaha harus menjumlahkan antara saldo persediaan awal produk jadi dengan biaya produksi, kemudian menguranginya dengan saldo persediaan akhir produk. HPP mencakup semua biaya, baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung sampai barang tersebut siap untuk dijual.

Dalam ilmu ekonomi, harga pokok penjualan merupakan salah satu istilah pada akuntansi keuangan atau pajak untuk memberikan gambaran yang jelas terkait seluruh biaya yang ditimbulkan akibat adanya proses produksi hingga penjualan barang dalam kegiatan bisnis. Harga pokok penjualan muncul dalam laporan laba rugi sebagai komponen utama dari biaya operasional.

Harga Pokok Penjualan

Rumus Harga Pokok Penjualan

[HPP = P awal + PB – P Akhir]

Keterangan:

HPP: Harga Pokok Penjualan

P awal: Persediaan awal

PB: Pembelian Bersih

P akhir: Persediaan akhir

Penghitungan harga pokok penjualan tidak dapat terlepas dari jumlah biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, serta biaya overhead. Namun, tidak termasuk penghitungan jumlah biaya operasional seperti biaya penjualan, iklan atau riset dan pengembangan. Bagi perusahaan industri, harga pokok penjualan juga menyangkut semua biaya yang dipergunakan untuk upah karyawan dan biaya bahan-bahan produksi langsung maupun biaya produksi pabrik yang tidak langsung.

Struktur Harga Pokok Penjualan

Harga pokok penjualan sebagai biaya yang muncul dalam rangka menghasilkan suatu produk mulai dari proses produksi hingga produk tersebut siap untuk dijual, memiliki struktur yang mendasar. Berikut adalah tiga elemen besar dalam struktur dasar harga pokok penjualan:

  1. Persediaan atau Inventori

Persediaan atau inventori dalam suatu perusahaan dagang berbeda dengan persediaan pada perusahaan jasa. Perbedaan tersebut diakibatkan oleh banyaknya jumlah elemen persediaan pada masing-masing perusahaan tersebut. Elemen persediaan yang dimaksud adalah besarnya persediaan terjual.

  1. Tenaga kerja langsung (direct labour cost)

Tenaga kerja langsung adalah upaah yang dibayarkan kepada para karyawan perusahaan yang bekerja dengan terlibat secara langsung dalam aktivitas pengolahan barang dagang.

  1. Biaya overhead (Overhead cost)

Biaya overhead adalah biaya yang muncul di luar biaya yang telah dikeluarkan dari elemen-elemen persediaan dan tenaga kerja langsung. Biaya ini dapat meliputi biaya sewa, depresiasi mesin dan peralatan, penyusutan gedung pabrik, biaya listrik dan air, gudang, dan sebagainya.

Itulah struktur dasar penyusun harga pokok penjualan yang masing-masing memiliki keterkaitan satu sama lain dan dapat mempengaruhi besarnya harga suatu produk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *